[140630] Khayalan Masa Kecil

Sekarang, gue sudah gak kecil lagi. tapi kelakuan, memang kadang masih seperti bocah sih LOL

jaman masih bocah dulu, gue memang sudah suka membaca. buku yang isinya ringan-ringan aja sih, gak bikin kepala pusing seperti saat membaca buku “Dunia Sophie” (ini sumpah, nyerah gue baca buku itu, bahkan untuk gue yang sudah umur segini. segini?)

kebanyakan buku yang gue baca itu bergenre petualangan. ya Lima Sekawan, Pasukan Mau Tahu dan selebihnya gue lupa :v

gara-gara buku itu, setiap menjelang tidur, ditengah gelapnya kamar dan dinginnya hawa yang menyusup lewat ventilasi kamar, sambil memandang bintang (waktu itu sih keliatan)  yang terlihat dari balik jendela kamar, gue membayangkan gue bersepeda melintasi jalan besar yang di sisinya banyak pohon besar untuk menuju kota selanjutnya. settingnya ya mirip-mirip jalan ke luar kota versi luar negeri LOL namanya juga terpengaruh buku luar negeri, jadi imajinasinya gak jauh-jauh dari situ.

gue membayangkan, berkemah di alam terbuka dan segala perlengkapan perjalananpun sampai gue bayangkan juga. saking pengennya pergi bertualang. mungkin itu namanya backpacker kali ya. gue tau istilah backpacker setelah baca Edensor, novel sekuel Laskar Pelangi. dan kedengarannya menyenangkan. sekaligus menyeramkan. acara backpacker-nya bukan buku novelnya :v

kadang-kadang gue juga membayangkan dekorasi kamar gue. haha, maklum, gue belum pernah punya kamar pribadi. dari kecil tidurnya yang bareng sama nenek. dan sekarang, gue memang tidur sendiri, tapi ruangan gue, kayaknya belum bisa dikategorikan kamar deh LOL (lagi)

waktu masih SD, kamar impian gue itu isinya harus ada kasur yang gede dikelilingi boneka, cewek banget ya aku. tapi itu dulu.

naik ke jenjang SMP, kamar impian gue berubah. waktu itu gue mengimpikan kamar yang ada komputer canggihnya dengan rak besar beisi disket game. haha, dulu gue pikir disket itu bisa menampung size game yang besar. ini nih, dulu gue agak gaptek. maklum, baru pegang komputer pas kelas 1 SMP. pegang komputer seminggu sekali dan gugupnya minta ampun. soalnya takut ngerusakin. LOL

SMA, impian gue tentang kamar tidur pribadi, masih gak berubah. dan ketika gue kuliah, akhirnya impian itu berubah lagi. gue cuma ingin kamar yang dingin, gak pengap dan anti berisik pas gue tidur TTATT

Sesederhana itu XDD tapi kalau seandainya bapak atau emak gue kasih yang lebih dari sekedar dingin, gak pengap dan anti berisik, gak akan gue tolak sih mwahaha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s