[140627] Yang Hampir Terlupa

Kebiasaan gue, kalo dimintain tolong sama orang rumah untuk belanja ke warung dekat rumah, selalu jalan kaki.
gue pikir, lebih ribet ngeluarin motor cuma untuk pergi ke warung yang jelas-jelas dekat.
tapi tidak hari ini.
emak gue : beliin emak obat alergi gih
gue : oke deh (udah ngeh kalo yang jual obat alergi, cuma apotik yang jaraknya sekitar 1 km dari rumah)
akhirnya, gue pergi. eh pas seperempat jalan, kulihat warung makanan kesukaan gue buka. wah, pulang dari beli obatnya emak, harus mampir nih, pikirku.
akhirnya, gue bener-bener mampir ke warung itu.
setelah tidak terlalu lama menunggu, pesanan gue sudah terbungkus rapi di tangan gue.
saat hendak pulang, tanpa pikir panjang, gue langsung menuju tepi jalan, dan mengambil ancang-ancang untuk menyeberang jalan… tanpa mempedulikan motor gue yang terparkir di sisi jalan -_-
yaelah, baru ingat kalau tadi gue bawa motor :v
-_- revo sayang, maafkan aku yang sempat melupakanmu :v
memang, gue nyaris mempermalukan diri sendiri. untungnya, baru nyaris :v efek sidang ronde 1 belum hilang kayaknya. masih linglung-linglung begini guenya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s