[130924] Pengap

seorang gadis (tapi sering disapa “Bu” sama orang gak dikenal, terutama pramuniaga toko-toko kecil maupun besar) duduk termangu di depan laptopnya.
jelas sekali ia termangu karena apa. karena nonton kartun :v
niatnya sih mau bikin suasana dramatis, tapi ternyata gadis itu tak sanggup (atau lebih baik kita panggil si Ibu aja?)
udara yang tidak mengalir di sekitarnya membuatnya gerah dan membuatnya muak. juga bosan. rasanya seperti terkurung di gudang bawah tanah yang tak pernah dibersihkan di sebuah rumah tidak berpenghuni.
berharap aliran udara dan angin segar bisa menyusup ke dalam tempatnya berada. berharap ia ditemukan oleh sang angin, dan menyejukkan jiwa dan raganya yang overheat seperti laptopnya yang nyaris menyala 24 jam.
apalah daya, ia hanya ditemani oleh sang angin palsu, setidaknya dia tidak meleleh tidak mati kepanasan di zonanya.
gadis itu berdoa, semoga suatu hari nanti, ia bisa keluar dari tempurung menyebalkan ini. kadang-kadang, ia bisa sangat menyukai tempat itu, karena hanya tempat itulah tempatnya untuk kembali setelah lelah menggerogoti dirinya setelah berperang dengan kerasnya kehidupan di luar sana.
walaupun sebenarnya kehidupannya di tempat itu juga tidak kalah kerasnya jika sang pemilik tempat itu mengamuk. rasanya tidak ada bedanya dengan dunia luar. tidak ada tempat kembali yang menyenangkan. ia ingin secepatnya memiliki tempat yang baru.
tempat yang menyejukkan, yang berangin. itu impian gadis itu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s